MEMAKMURKAN MASJID

on Friday, February 27, 2009

Dalam Al qu’an Surat At Taubah ayat 18 disebutkan “Yang akan memakmurkan masjid-masjid hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, mendirikan shalat, membayar zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”. Dalam ayat ini jelas disebutkan bahwa memakmurkan majid bukan mendirikan masjid, menghiasi dengan karpet-karpet mahal, dilengkapai dengan jam antiq buatan Jerman, tapi memakmurkan masjid adalah perilaku taat kepada Allah serta Rasulnya. Ketaatan kepada Allah dibuktikan dengan dengan gerakan anggota tubuh yakni mendirikan sholat, membayar zakat, dll.

Lebih jauh lagi kita membahas bahwa orang yang memakmurkan masjid adalah orang yang selalu ulang-alik (bolak balik) ke masjid untuk sholat lima waktu secara berjamaah karena dia begitu takut (taqwa) kepada Allah sehingga melaksanakan semua yang diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad, bukankah Rasullullah tidak pernah sholat wajib dirumahnya sendiri kecuali selalu di masjid secara berjamaah. Oleh karena itu karena nabi telah mencontohkan bagaimana tata cara sholat yang disenangi Allah adalah mengikuti petunjuk yang dibawa oleh Rasullula SAW.

Apabila seseorang sholat berjamaah di masjid, selain telah memakmurkan masjid, dia insya Allah mendapat pahala 27 kali lipat dari sholat sendirian dirumah. Selain itu setiap langkah kaki yang dilangkahkan menuju masjid akan menjadi penggugur dosa, penambah rahmat, dan memperbanyak pahala. Maka tak heranlah para sahabat nabi yang rumahnya dekat dengan masjid megambil jalan memutar, atau mengililingi masjid beberapa putaran atau melangkahkan kakinya pendek pendek untuk meraih keuntungan yang besar ini.

Patut sekali ini prihatin dengan saudara saudara kita karena ada rumahnya yang satu dinding dengan masjid tapi tidak melaksanakan sholat berjamaah di masjid, bahkan seorang ahli bangunanan yang dipercaya oleh pengurus masjid untuk merombak atau merenovasi bangunan masjid tidak sholat dimasjid tersebut waktu azan di kumandangkan, tapi sholat dirumah atau bahkan mungkin tidak sholat. Mungkin mereka berpendapat bahwa memakmurkan masjid adalah membangun masjid secara fisik. Benar sekali bahwa pahala membangun masjid sungguh luar biasa disisi Allah, tapi apalah artinya bangunan masjid yang megah yang memiliki puluhan tiang penyangga, tapi jamaah yang sholat didalamnya adalah sepertiga, bahkan seperempat jumlah tiang masjid tersebut, itupun hanya orang orang yang berusia 70 tahun keatas.

Ini adalah tanggung jawab kita bersama bagaimana masjid yang sudah ada kita isi dengan mendirikan sholat 5 kali sehari semalam, dan kepada saudara-saudara kita yang belum sempat ke masjid kita ingatkan pentingnya memakmurkan masjid, dan terakhir jangan lupa mendoakan mereka (saudara-saudara kita tersebut) untuk diberikan hidayah oleh Allah untuk diberikan kekuatan melaksanakan sholat berjamaah di masjid, amiin.

0 comments:

Post a Comment